U P D A T E

Pengaruh Relasi Antara Kelas Sosial Terhadap Kenaikkan Kelas Sosial


Source: http://pelayananpublik.id/

Oleh: Siti Sholekha 


           “Your friends define who you are”

Quotes yang tertulis di atas merupakan quotes yang terdengar familiar di telinga. Apakah quotes tersebut relate dengan diri kalian? Seorang teman adalah refleksi dari diri kita dan kitalah sendiri yang menentukan dengan siapa kita akan berteman. Sering kali kita mendengar pendapat orang-orang bahwa orang yang kita pilih untuk berada di sekitar kita dapat membentuk diri kita, terlebih khusus mempengaruhi cara berpikir kita, cara kita berbicara, dan bagaimana cara kita melihat dunia dari berbagai perspektif, serta berpengaruh terhadap bagaimana personality kita terbentuk. Lalu apakah hal tersebut benar terjadi?


Baru-baru ini terdapat penelitian yang membahas mengenai pengaruh relasi antar kelas sosial untuk mengurangi tingkat kemiskinan. Dalam studi tersebut ditemukan bahwa anak yang tumbuh di lingkungan dengan 70% temannya adalah orang yang unggul secara ekonomi, maka ketika dewasa pendapatan mereka naik mencapai 20% dalam skala rata-rata. Studi ini menggunakan data pertemanan Facebook dari 72 juta orang. Pertemanan antar kelas sosial memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan dengan kualitas sekolah, keluarga, ketersediaan lapangan pekerjaan, dan komposisi ras masyarakat.


Dalam penelitian tersebut dijelaskan bahwa orang-orang yang tumbuh di dalam sebuah komunitas dengan keberagaman kelas sosial yang tinggi maka akan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi mereka untuk dapat meningkatkan kelas sosial, bergabung dalam lingkaran pertemanan dari berbagai kelas sosial dapat merubah pola pikir seseorang secara signifikan. Pola yang tercipta dari buah hasil relasi antar kelas mulai dari terbentuknya aspirasi, keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, hingga karir yang diinginkan di masa depan. Dalam proses tersebut tercipta motivasi dalam diri seseorang untuk berkembang dan keinginan untuk memperbaiki hidup. Jangan salah menafsirksn keinginan untuk berelasi antar kelas sosial dengan social climbing. Berdasarkan KBBI, panjat sosial atau pansos adalah usaha yang dilakukan untuk mencitrakan sebagai orang yang mempunyai status sosial tinggi. Para social climber atau pemanjat sosial biasanya menjadikan orang lain sebagai temannya karena popularitas dan status yang mereka punya. Para social climber ini akan berteman dengan siapapun yang bisa memberikan benefit bagi mereka, tanpa melihat adanya kedalaman dan keintian dalam sebuah pertemanan.



Gambar 1. Perbandingan Pembentukan Relasi Sosial Antara Kelas di Beberapa Elemen 


Data-data di atas menunjukkan bahwa perguruan tinggi menempati urutan tertinggi sebagai tempat pembentukkan relasi sosial antar kelas. Di dalam perguruang tinggi, mahasiswa dari berbagai kalangan ditampung dari latar belakang yang berbeda baik dari segi ekonomi, budaya, tingkah laku, politik, dan agama. Dengan berbagai perbedaan latar belakang tersebut maka akan menciptakan lingkungan pergaulan yang lebih beragam, sehingga kampus menjadi salah satu tempat sebagai pelebur perbedaaan kelas-kelas sosial. Aktivitas non-akademik seperti ekstrakulikuler, klub, dan organisasi menjadi salah satu faktor yang berdampak besar untuk merekatkan relasi, karena dari sana akan tercipta sense of belonging, yaitu rasa kekeluargaan yang tidak didasarkan pada identitas kelompok atau sosial ekonomi.


Sudah menjadi sifat manusia untuk berteman dengan orang-orang yang serupa, kemampuan untuk beradaptasi menjadi hal yang penting karena terkadang seseorang cenderung kesulitan beradaptasi di lingkungan dengan latar belakang yang berbeda, maka dari itu hindari berpersepsi buruk terhadap lingkungan baru yang kita tempati. Hal lain yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan diri dan mental, jangan merasa tidak percaya diri dan rendah hati, menghargai setiap perbedaan budaya dan terus belajar, serta aktif untuk mencari informasi dan pengetahuan-pengetahuan baru, mampu bekerja sama dengan ulet dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Kesuksesan dalam pergaulan linear dengan kesuksesan dalam berkarir di masa yang akan mendatang. 


Pada dasarnya, bukan hanya skill berdaptasi yang dibutuhkan pada saaat ini. Penerimaan dalam lingkungan oleh orang dengan kelas ekonomi lebih tinggi dan juga sikap toleransi menjadi salah satu faktor yang penting supaya terjalinnya relasi antar kelas sosial. Tidak perlu untuk merasa khawatir jika dari kita merasa kurang dalam hal akademik maupun ekonomi, selagi kita memiliki relasi yang bagus. Studi ini bisa menjadi sebuah rujukan ataupun referensi bagi para orang tua tentang tata cara mendidik agar mereka mendapatkan pergaulan yang baik sehingga mereka memiliki peluang yang lebih besar dalam kesuksesan mereka di masa depan.


Referensi

https://www.nytimes.com/interactive/2022/08/01/upshot/rich-poor-friendships.html


Editor: Yohanes Rasultantino Nenta

No comments