TERBARU

Memaknai Kemerdekaan Bukan Semata Perayaan

 


            Seperti yang telah kita alami dan rasakan bersama, pandemi COVID-19 ini sangat berdampak bagi kita semua. Banyak hal yang yang seharusnya dilakukan saat ini seketika berantakan, entah itu ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan atau bahkan gagal dan tidak akan dihelatkan sama sekali. Pandemi ini mengubah segala sesuatunya.

            Tak terkecuali dengan peringatan hari-hari besar di Indonesia, acara yang biasanya digelar dengan meriah dan penuh sukacita, rasanya tahun ini tak bisa dirayakan semeriah tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung ini pun peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tetap akan digelar namun dengan kemasan yang berbeda dan tentunya dengan skala yang lebih kecil guna menekan penyebaran virus COVID-19.
 
            Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-75 tahun akan dilaksanakan secara digital dan online. Keterbatasan akibat pandemi yang terjadi ini, tidak menutup kemungkinan untuk merayakannya dengan meriah. Kreatifitas dan inovasi masyarakat akan tetap ada dengan semangat kemerdekaan. Banyak hal yang dipersiapkan oleh Pemerintah agar tetap dapat memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia. Mulai dari siaran tahunan, mengimbau masyarakat untuk mendekorasi lingkungan sekitar dan fasilitas umum, mengibarkan bendera di depan rumah selama bulan kemerdekaan, sampai kompetisi videografi/fotografi online berhadiah total senilai 1 miliar rupiah.
 
            Namun, ada beberapa hal yang tidak akan kita jumpai di peringatan kemerdekaan tahun ini, seperti tidak adanya momen upacara kemerdekaan yang meriah seperti sebelumnya. Tradisi upacara pengibaran bendera memang akan tetap dilaksanakan dan juga disiarkan secara virtual, namun dengan jumlah undangan dan peserta yang sangat terbatas. Dan tak ada perekrutan anggota tim PASKIBRAKA baru, petugas pengibar bendera akan dilakukan oleh tim cadangan tahun lalu.
 
            Sangat disayangkan juga, perayaan kemerdekaan ini tidak ada perlombaan yang diselenggarakan di tengah masyarakat. Lomba-lomba menyenangkan dan hanya ada di bulan kemerdekaan, seperti panjat pinang, tarik tambang, balap karung, dan lain sebagainya belum dijumpai atau jika diadakan pun harus dengan skala kecil. Acara yang dapat mengundang massa untuk berkumpul sangat dibatasi di situasi seperti ini, maka dari itu perlombaan 17 Agustus akan sulit untuk diselenggarakan. Dan mungkin ada beberapa perlombaan alternatif yang dapat dijadikan opsi, misalnya lomba membuat desain masker bertema kemerdekaan, membaca puisi atau pun e-sport

            Memang kebersamaan dan semangat kemerdekaan tidak akan terlalu membara dan terasa, namun kesehatan masyarakat di atas segalanya. Angka terinfeksi hingga detik ini kian meningkat, seharusnya momen kemerdekaan ini dijadikan sebagai momen kebangkitan bagi bangsa dalam hal penanganan pandemi COVID-19. Sesuai tema kemerdekaan yang diangkat di tahun ini, mari bersama-sama mewujudkan 'Indonesia Maju' khususnya dalam menghadapi pandemi ini. Mari menghidupkan kembali semangat kemerdekaan bukan hanya fokus pada perayaan, tetapi refleksi bangsa kita dalam rangka kebhinnekaan.


Penulis: Thorika Dwi Indah. P
Penyunting: Lolita A. Franelsa

No comments