TERBARU

Khayalan


Oleh : Ridho Arief Al-Rasyid*

Gendang telinga menyiar-nyiar
Tangis pilu tak tertahankan
Pucat muka dibuang
Melihat langit meratapiku

Daun-daun mulai berjatuhan
Menimpa hasrat terdalam
Menerpa hati lunakku
Memejamkan mata sejenak

Muncul cahaya dipelupuk hati
Bunga-bunga menari
Rumput-rumput bersorak-sorai
Memulai permainan di hatiku

Membayangkan sejuta khayalan
Selalu melekat
Begitu erat nan hangat
Tak mau kulepas khayalan ini

Namun, harapan tinggal harapan
Khayalan tetap khayalan
Takkan pernah terjadi
Dunia telah dibatas realitas

Walau khalayapun
Aku ingin bersamanya
Merasakan kebahagian terdalam
Walau itu sesaat

*Tulisan ini diambil dari kiriman pembaca. Penulis merupakan mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UB 2017.

1 comment:

  1. You could definitely see your enthusiasm within the work you write. The world hopes for even more passionate writers like you who aren't afraid to say how they believe. Always go after your heart. google mail sign in

    ReplyDelete