TERBARU

Hutan (Kolam) MIPA, dari Parkiran Hingga Kolam Ikan

Banjir: Hutan MIPA tak mampu meresap guyuran air hujan secara total. (Photo by: volunteer)
Selasa (23/2), hujan deras mengguyur kecamatan Lowokwaru. Hujan yang berlangsung sekitar tiga jam berhasil menggenangi Universitas Brawijaya termasuk wilayah Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-red). Genangan terparah di lingkungan Fakultas MIPA berada di Hutan MIPA yang berfungsi sebagai lahan parkir. Akibatnya, puluhan sepeda motor yang sedang diparkir tergenang hingga setengah bagian. Lucunya, pernah suatu ketika saat hujan deras, yang berendam di sana bukan hanya sepeda motor yang tengah parkir tetapi juga seekor ikan yang entah dari mana datangnya. Ikan tersebut terjebak di sela-sela trotoar di jalan depan Gedung Graha Sainta. Sayangnya, di tengah hujan deras tersebut redaksi tidak bisa memotret ikan yang tersasar ini.

Kembali pada bahasan genangan air. Genangan ini sudah termasuk dalam tahap banjir kecil. Ini merupakan hal yang sangat buruk mengingat hakikat MIPA sebagai 'penikmat' ilmu pengetahuan alam seharusnya sudah memperkirakan, memperhitungkan, dan memikirkan penyelesaian untuk detail semacam ini. Padahal, dalam satu tahun terakhir Fakultas MIPA telah melakukan beberapa tindakan untuk mencegah dan menanggulangi banjir. Usaha-usaha tersebut antara lain peninggian lahan parkir, penggantian paving, dan pembuatan sumur resapan. Ironisnya, mengapa setelah usaha penanggulangan tersebut banjir justru terlihat parah? (al)

Berendam: Puluhan sepeda motor tengah berendam, entah mampu berenang ke tepi kolam atau tidak. (Photo by: dokumen UBSOS)

No comments