TERBARU

SEMINAR NASIONAL NANOTEKNOLOGI

SEMINAR NASIONAL NANOTEKNOLOGI DAN KONFERENSI NANO CLUB SE-INDONESIA

Sabtu, 3 November 2012 di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya dilaksanakan sebuah Seminar Nasional mengenai Nanoteknologi. Pada hari itu, terdapat dua pemateri atau narasumber, yaitu Bapak Professor Kita, yakni Prof. Sutiman Bambang Sumitro dan mas Radyum Ikono B. Eng, M. Eng kenapa saya memanggilnya mas, karena memang beliaunya masih muda dan sangat ganteng hehehehehe. Seminar tersebut diselenggarakan oleh RKIM Universitas Brawijaya dibantu oleh Nano Club Brawijaya serta Nano World Indonesia. Peserta yang hadir saat itu, dari seluruh mahasiswa Universitas Brawijya, staf magang RKIM, serta delegasi konferensi Nano Club se-Indonesia. Delegasi yang hadir saat itu antara lain, delegasi dari Universitas Gadjah Mada, serta delegasi dari Universitas Sebelas Maret.
Logo-BNC
Pemateri pertama, yaitu Prof. Sutiman memberikan materi yang sangat menarik. Beliau lebih menitikberatkan penjelasan mengenai Nano Science. Pertama-tama dijelaskan mengenai asal kata Nano science. Nano berasal dari bahasa Yunani yang berarti sangat kecil. Prof. Sutiman juga menjelaskan bahwasannya untuk mempelajari Nano science dibutuhkan semua disiplin ilmu. Tidak dapat Nano science berkembang jika hanya dari satu disiplin ilmu. Objek dari Nano science adalah molekul atau atom. Nano science berbeda dengan Biologi Molekuler. Prof. Sutiman menjelaskan bahwasannya menggunakan nano science berfungsi agar tidak terjadi kesalahan interpretasi. Oh ya lupa belum menyebutkan nama moderatornya, moderator yang bertugas menemani Prof. Sutiman adalah Elwin Purwanto yang saya tahu adalah mahasiswa Fisika angkatan 2010.
Pemateri kedua tidak kalah menariknya dengan Prof. Sutiman, yaitu mas Radyum Ikono B. Eng, M. Eng, beliaunya masih muda tapi sudah memiliki istri dan anak dan itu sebenarnya membuat separuh atau bahkan semua peserta perempuan yang memadati Gedung Widayaloka kecewa (termasuk saya sih hehehehe). Beliau memiliki segudang prestasi yang membuat semua perempuan jatuh cinta dan peserta laki-laki iri, bagaimana tidak sejak S1 sudah kuliah di luar negeri. Kuliah S1 beliau ditempuh di (Nanyang) University Singapura sedangkan kuliah S2 beliau ditempuh di Jepang. Beliau sudah fokus terhadap Nano Teknologi sejak kuliah sarjana. Pada saat penjelasan materi sangat bersemangat. Di awal slide ditunjukkan sebuah slogan “Go Nano Or Die”. Beliau mencontohkan produk-produk nano saat ini, antara lain: Hp, laptop, TV, radio, kosmetik, minuman, sampai dengan kaos kaki.
Sampai saat ini, sepertinya saya belum menjelaskan apa sebenarnya Nano teknologi atau nano science ya? Hehehehe maaf khilaf. Ini gara-gara lihat orang ganteng hehehe. Yang pasti Nano science adalah ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat bahan atau objek dan fenomena alam yang terjadi dalam ukuran nano. Ukuran nano dapat dicontohkan dengan DNA dan atom. Teknologi nano adalah upaya yang dilakukan dalam memodifikasi sesuatu yang penggunaannya besar agar hanya dibutuhkan atau ditambahakan dalam jumlah sedikit dalam artian nano tetapi tetap memiliki manfaat yang sama. Teknologi nano yang sekarang benar-benar dapat kita rasakan adalah adanya laptop yang berukuran kecil atau sebut saja Gadgets saat ini yang beraneka macam. Dulu saat awal tahun 70-an komputer masih berukuran sangat besar, tetapi saat ini dengan teknologi nano, laptop dapat kita bawa ke mana-mana. Nano teknologi seperti ini disebut dengan nano transistor. Teknologi nano yang lain masih banyak lagi, seperti ektrak tanaman yang hanya ditambahkan dalam jumlah sedikit pada minuman atau kosmetik.
Bagaimana Tertarik dengan Nano science atau Nano teknologi. Kalian dapat bergabung dengan Nano Club Brawijaya. Cara mendaftarnya silahkan hubungi RKIM Brawijaya. Catatan ya, Nano Science dan Teknologi masih dapat dibilang baru di Indonesia, akan tetapi di luar negeri Nano Science sudah sangat maju sekali. Kalian ingin menjadi salah satu penggebrak Nano Science dan Teknologi di Indonesia, bisa berkonsultasi dengan Nano Club Brawijaya atau langsung ngobrol sama mas Ikono saja (twitter @ Radyum). Semangat buat semua Mahasiswa Brawijaya dan tetap ingat bahwasannya Indonesia memiliki banyak potensi dari segala bidang. (YK)

No comments