TERBARU

Seminar Nasional Himabio UB 2013

Come and Join…!!
Mau tahu makna Survival of The Fittest? Mau tahu gimana caranya menjadi survivor yang kuat? Mau ketemu sama pemateri yang keren? Mau ketemu sama Pak Dahlan Iskan, menteri BUMN? Disini tempatnya!
Seminar akan diisi oleh pemateri berikut ini : Bapak Dahlan Iskan(Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia), BapakMuhaimin Iqbal (Direktur Pengelola Gerai Dinar), Bapak Sutiman B.S. (Profesor Biomedik S3), Bapak Unggul Abinowo (Presiden Republik Telo). Pada seminar ini, pameran hasil riset yang dipatenkan Universitas Brawijaya yang ditampilkan adalah Penanganan Hama Tanaman, Produksi Ternak, Membranisasi Lahan Garam, Diversifikasi Energi Terbarukan, dan Mesin Pengolahan Hasil Pertanian.
Berikut kami cantumkan beberarapa hasil riset yang akan ditampilkan di pameran Riset Unibraw, diantaranya .
  1. Nilam merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis cukup penting. Tanaman ini menghasilkan minyak yang menjadi bahan dasar produk kosmetik. Harga minyak nilam di pasaran lokal mencapai minimal Rp 250.000,00 per kilogram. Kebutuhan dan nilai dari nilam yang cukup tinggi ini memunculkan ide bagi seorang Dosen fisiologi Tumbuhan Universitas Brawijaya, Dr. Wahyu Widoretno. Beliau melakukan penelitian dengan topik “Induksi Poliploidi pada Tanaman Nilam meggunakan Kolkisin”.  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tanaman nilam dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan tanaman normal agar dapat menghasilkan minyak lebih banyak.
  2. Es Krim C&K lezato : Akselerasi Anti-Kanker Berbahan Tumbuhan Indonesia Yang Terabaikan. Rahman,F.1Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya,Malang. 1Kanker merupakan salah satu penyakit paling banyak diderita oleh masyarakat dunia. Penyakit ini tidak mengenal umur, mulai dari anak kecil hingga usia lanjut bisa menderita penyakit mematikan ini. Obat yang ditemukan tidak cukup mampu untuk mengobati penderita kanker. Bahkan sebagian besar obat memiliki efek samping yang dapat mengakibatkan kerusakan fatal pada organ. Selain itu, obat-obatan yang ada  pada umumnya tidak disukai oleh penderita kanker yang tergolong kategori di bawah umur. Kami mengembangkan pengobatan herbal yang telah diuji secara klinis dengan menyembuhkan 30 pasien kanker berbagai stadium. Saat ini herbal ini dikemas dalam suatu produk es krim dengan nama produk es krim C&K  lezato. Produk ini merupakan diversivikasi dari es krim. Inovasi ini akan menghapus persepsi bahwa obat kanker sangat tidak mengenakkan. Es krim  C&K  lezato akan menarik minat dari penderita kanker yang tergolong dalam kategori anak-anak maupun dewasa atau orang tua sekali pun. Produk akan dikemas dalam sebuah ice box berukuran medium yang akan dijual Rp.100.000. Setiap kemasan akan diberi label P.I.R.T. yang akan menunjukkan kandungan gizi. Label  ini diperoleh setelah uji kandungan gizi di laboratorium Fakultas Teknologi Pangan,Universitas Brawijaya,Malang.
  3. J-Electro Cautery. Pisau Bedah Berbasis Listrik.Rahman1,F., Andry2.Biologi, Fakultas MIPA, Univesitas Brawijaya, Malang2. Pisau bedah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari dunia medis. Saat ini terdapat beraneka ragam pisau bedah. Namun pada umumnya pisau bedah yang ada terlebih dahulu harus disterilkan sebelum digunakan. Luka yang ditimbulkan pun  dapat menimbulkan perdarahan. J-electro cautery dapat digunakan  tanpa harus  disterilkan. Panas yang dihasilkan pada J-electro cautery dapat membunuh mikroorganisme. Bahkan, luka yang ditimbulkan saat operasi dapat menutup secara sendirinya akibat panas pisau bedah. Selain itu,pisau ini dilengkapi dengan software yang akan memandu pengguna utuk melakukan operasi sekaligus prediksi hal-hal yang tidak terduga saat operasi seperti perdarahan, kerusakan organ, lama operasii.
  4. Kompor Biomass UB Hemat Bahan Bakar Dan Ramah Lingkungan. M. Nurhuda, Dosen Jurusan Fisika Unibraw.mnurhuda@ub.ac.id. Kompor biomass UB merupakan kompor berbahan bakar biomass padat, seperti potongan ranting/dahan, bonggol jagung, tetelan kayu bekas, cangkang kelapa sawit, maupun briket sampah atau biomass. Kompor biomass UB bekerja dengan sistem pre-heating, dimana panas radian dikembalikan lagi ke tabung bakar, dan sistem counter flow yang memungkinkan percampuran primary airdan secondary air secara turbulen. Hasilnya, adalah pembakaran yang sangat efisien dan bersih. Uji lab yang dilakukan di Jurusan Teknik Fisika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada menunjukkan nilai efisiensi pada kisaran 40-50%, jauh lebih tinggi dari pada pembakaran dengan tungku tradisional yang hanya 5-10%. Penghematan bahan bakar pada kisaran 60-80% dibandingkan dengan tungku tradisional.
  5. Pemanfaatan Pakan Kelinci Menggunakan Limbah Biogas. Minarni, Dosen Fakultas Peternakan Unibraw. Limbah dari biogas diproses lebih lanjut menjadi pakan untuk kelinci. Hasilnya pun sangat memuaskan disbandingkan dengan pakan kelinci pada umumnya. Harganya pun lebih murah disbanding harga pakan kelinci umumnya.
  6. Spray Dryer. Bambang Dwi Argo. Dosen Fakultas Teknologi Hasil Pertanian. Teknik Pangan. Spray Dryer ini merupakan mesin rancangan sendiri dan merupakan mesin satu-satunya yang diproduksi di Indonesia. Mesin ini dirancang untuk membuat cairan susu menjadi bubuk susu dalam satu kali proses. Karena merupakan buatan sendiri, maka biayanya pun lebih murah.
  7. Biomembran untuk lahan garam. Bambang Purwadi dengan Jawara Foundation. Dosen Kimia FMIPA dan Perkumpulan Mahasiswa Berkarya Unibraw. Membran yang dirancang berasal dari nata de coco yang sangat keras dilapisi dengan chitosan dengan variasi pori. Membrane ini dibuat berlapis sehingga dapat menyaring pengotor dari larutan garam. Penggunaan alat ini sangat mudah dan tidak membutuhkan lahan luas untuk penyaringannya sehingga prosesnya lebih simple, ramah lingkungan dan lebih murah.
Berikut poster semnas ini..

No comments